Berikut Merupakan Cara Minum yang Benar Saat Waktu Buka Puasa dan Sahur

Berikut Merupakan Cara Minum yang Benar Saat Waktu Buka Puasa dan Sahur

Cara minum yang benar saat menjalankan ibadah puasa menjadi penentu lancar atau tidaknya ibadah anda. Karena sering kali rasa haus menjadi penggoda saat beribadah puasa. Mungkin rasa lapar lebih mudah ditahan dibandingkan kita harus menahan rasa haus yang melanda.

Rasa haus membuat kita menjadi dahaga dan bahkan membuat tubuh dehidrasi sehingga badan lemas serta lesu. Hal itu lah yang sering menyebabkan seseorang terganggu puasanya. Bahkan banyak yang membatalkan puasanya karena tidak tahan menahan rasa haus yang melanda. Oleh karena itu penting kiranya anda mengerti cara minum yang benar agar puasa anda lancar dan bisa menahan rasa haus pada diri anda.

Cara Minum yang Benar saat Menjalankan Ibadah Puasa 

Pentingnya minum air putih saat anda berbuka dan sahur

Saat anda menjalankan ibadah puasa sering kali badan lemas dan lesu karena kekurangan cairan. Bahkan banyak yang jatuh sakit karena dehidrasi. Oleh karena itu penting kiranya anda mencukupi kebutuhan mineral dalam tubuh anda untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Air putih dipilih karena air putih merupakan cairan yang bebas gula dan kalori sehingga paling utama menjadi pilihan anda untuk menjaga kesehatan tubuh. Apabila anda mengetahui cara minum yang benar dengan air putih maka puasa anda seharian tidak akan terganggu dengan rasa haus yang menyerang.

Air putih merupakan air yang sangat sederhana,  mudah didapatkan, namun memiliki khasiat untuk tubuh yang sangat baik selain bisa mengurangi rasa dahaga dan menghindarkan anda mengalami dehidrasi.

Banyak pilihan minuman lain yang menyegarkan misalkan soft drink namun bisa memicu kegemukan pada diri anda karena mengandung gula yang tinggi dan juga kalori. Anda juga sering memilih minuman lainnya seperti minuman penambah energi dengan tujuan agar stamina saat berpuasa tetap terjaga. Namun sebaiknya anda berhati-hati karena minuman berenergi mengandung  kafein dan juga gula.

Begitu juga minuman jus buah kemasan dan minuman-minuman lainnya yang harus anda perhatikan terlebih dahulu kandungan-kandungan di dalamnya. Jadi air putih merupakan pilihan tepat yang tidak mengandung efek samping. Anda bisa mengonsumsinya dari jam buka puasa hingga menjelang imsak.

Air putih penting karena dapat mengatur kadar cairan dalam tubuh anda, sehingga anda terbebas dari gangguan fungsi pencernaan, sirkulasi, gangguan ginjal, penyerapan makanan, dan mempertahankan tubuh dalam suhu normal.

Dengan minum air putih badan menjadi segar karena kekurangan cairan air di dalam tubuh membuat keseimbangan otot terganggu sehingga anda mudah merasa lelah. Air putih juga membantu membuang sisa makanan dalam tubuh anda yang keluar dalam bentuk keringat. Pentingnya air putih harus anda imbangi dengan cara minum yang benar saat menjalankan puasa.

Cara minum yang benar saat menjalankan puasa

Ukuran cairan yang dibutuhkan oleh tubuh manusia berbeda-beda tidak sama antara orang satu dengan lainnya. Rata-rata wanita memerlukan cairan tubuh 1,6 liter per hari. Sedangkan untuk pria kebih banyak yakni 2 liter untuk setiap harinya.

Kebutuhan cairan di dalam tubuh anda bukan hanya diperoleh dari minuman, makanan pun ikut menyumbangkan 20 persen dari total cairan yang dibutuhkan oleh tubuh. Makanan yang banyak mengandung cairan adalah sayuran dan juga buah-buahan.  Misalkan dari buah semangka dan sayur bayam yang mengandung cairan atau air 90 persen dari isi kandungannya.

Saat menjalankan ibadah puasa, agar kebutuhan cairan dalam tubuh anda tetap terpenuhi, anda bisa mengonsumsi air putih dengan rumus 2-4-2. Yaitu dengan artian dua gelas saat berbuka puasa maupun sebelum sholat tarawih, empat gelas setelah usai tarawih hingga menjelang waktu tidur dan dua gelas saat anda makan sahur ataupun saat menjelang waktu imsak.

Pentingnya cairan dalam tubuh anda harus anda sadari agar termotivasi dalam mengonsumsi air putih. Karena untuk sebagian orang, minum air putih akan merasakan mual dan tidak nikmat. Karena mereka sudah terbiasa dengan air minum yang berasa, seperti rasa manis umumnya.

Untuk mengenali tubuh anda kurang cairan, dapat dilihat dari tanda-tanda badan lemas, urine berwarna gelap dan juga jumlah urine yang sedikit. Karena kehilangan cairan bukan hanya saat anda buang air kecil, berkeringat dan bernapas serta BAB pun membuat cairan tubuh anda berkurang.

error: Content is protected !!